Ku sudah bosan berhadapan dengan cinta monyet(cintanya anak ingusan)

Penulis : Rino Setyo Purnomo

Bercinta dengan perempuan berusia kurang dari 20 tahun hanya akan membuatku berharap pada pernikahan khayalan yang tidak akan pernah berwujud.

Sering terbayang dalam tanganku yang ku menginginkan pernikahan yang indah dengan busana pengantin adat Jawa Tengah yang berwarna hitam dengan performa seperti raja dan ratu Jawa ini,tetapi semua itu hanya akan menjadi khayalan belaka jika ku berpacaran dengan perempuan bau kencur yang usianya 18 tahun yang dimana perempuan seusia ini memang belum dewasa,masih kekanak-kanakan dan belum mengenal rasa tanggungjawab.

Langkah paling efektif bagiku untuk tidak terjebak dengan cinta monyet ini hanyalah dengan perbanyak kegiatan yang positif,yang antara lain bekerja dengan tekun,disiplin tepat waktu,rajin sholat atau menjalankan ibadah,rajin olahraga dan mengikuti kegiatan-kegiatan lain di beragam organisasi untuk menata diri supaya tidak hanyut dalam lamunan dan khayalan cinta monyet(cinta palsu).

Diterbitkan oleh Rino Setyo Purnomo

Rino Setyo Purnomo adalah mahasiswa di beberapa Perguruan Tinggi di Indonesia yang hobi menulis artikel.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai